Langsung ke konten utama

Postingan

Pembelajaran Berdiferensiasi - Koneksi Antar Materi Modul 2.1

Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh. Salam hebat untuk guru-guru di Indonesia! Kali ini, saya akan berbagi sedikit cerita mengenai pembelajaran berdiferensiasi sesuai dengan apa yang saya pelajari selama mengikuti Pendidikan Guru Penggerak (PGP) Angkatan 11 tahun 2024 ini. Pembelajaran diferensiasi merupakan suatu upaya yang dilakukan oleh guru untuk menyesuaikan proses pembelajaran di kelas guna memenuhi kebutuhan belajar individu murid. Kegiatan pembelajaran dengan menggunakan pendekatan yang mengakui bahwa setiap siswa memiliki kebutuhan dan kemampuan yang berbeda-beda.

Koneksi Antar Materi - Modul 1.4

Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh. Salam guru penggerak! Tak terasa, perjalanan saya sebagai CGP Angkatan 11 sudah sampai pada modul akhir bagian 1 yaitu di modul 1.4. Berikut saya bagikan pengalaman yang saya rasakan selama mempelajari modul ini beserta pertanyaan-pertanyaan pemandunya. Buatlah sebuah kesimpulan mengenai peran Anda dalam menciptakan budaya positif di sekolah dengan menerapkan konsep-konsep inti seperti disiplin positif, motivasi perilaku manusia (hukuman dan penghargaan), posisi kontrol restitusi, keyakinan  sekolah/kelas, segitiga restitusi dan keterkaitannya dengan materi sebelumnya yaitu Filosofi Pendidikan Nasional Ki Hadjar Dewantara, Nilai dan Peran Guru Penggerak,  serta Visi Guru Penggerak.  Pada modul 1.4 ini, ada beragam materi pembelajaran yang bersama-sama kita ambil ilmu serta manfaatnya bagi kegiatan sehari-hari sebagai seorang guru. Di awal modul, kita mempelajari mengena...

Refleksi Dwi Mingguan - 4: Model 4C (Connection, Challenge, Concept, Change)

Model 5: Connection, challenge, concept, change (4C) Kembali bertemu dengan penugasan jurnal refleksi dwi mingguan. Pada sesi kali ini, saya tertarik mencoba salah satu model dari 9 model yang disajikan untuk mengerjakan tugas refleksi dwi mingguan ini. Model yang saya ambil yaitu model 4C ( Connection, Challenge, Concept, Change ). Sebagai alat bantu pengerjaan, akan saya tampilkan pertanyaan-pertanyaan pemandunya. 1)         Connection : Apa keterkaitan materi yang didapat dengan peran Anda sebagai Calon Guru Penggerak? Keterkaitan materi yang saya dapatkan pada modul 1.4 merupakan hal yang sangat positif bagi saya sebagai seorang Calon Guru Penggerak. Pada materi budaya positif ini, banyak hal keliru yang sebelumnya saya ketahui justru bisa diluruskan pemahamannya setelah mempelajarinya di modul ini. Maka dari itu, sebagai Calon Guru Penggerak sangat perlu mendapatkan materi yang disajikan di modul 1.4.   2)     ...

Koneksi Antar Materi - Modul 1.3

Assalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh. Rekan guru semua, kali ini saya akan menjabarkan mengenai penugasan untuk modul 1.3 yaitu Koneksi Antar Materi (KAM) 1.3. Pada bagian ini, CGP diminta untuk merefleksikan dan mengaitkan pemahaman antar modul  yang telah dipelajari hingga kini, dengan merespon pertanyaan berikut ini:

Jurnal Refleksi Dwi Mingguan - 3

Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh. Salam hebat untuk rekan guru semua di mana pun berada.  Di sesi kali ini, saya akan berbagi mengenai jurnal refleksi mingguan untuk modul ketiga. Model yang saya gunakan dalam penulisan jurnal ini yaitu Model 4P (Peristiwa, Perasaan, Pembelajaran, Penerapan). Berikut cerita lengkapnya ...

Aksi Nyata Modul 1.1

  Kita sering kali mengira bahwa pendidikan dan pengajaran merupakan dua kata yang memiliki arti yang sama. Padahal, kedua kata itu memiliki arti berbeda namun masih di dalam satu teritorial yang sama. Pengajaran merupakan bagian dari pendidikan, maksudnya di sini ialah pendidikan dengan cara memberi ilmu atau berfaedah untuk hidup anak-anak, baik secara lahir maupun batin. Seiring perjalanan waktu, Ki Hajar Dewantara mencoba mengingatkan kembali khususnya kepada seluruh guru di Indonesia bahwa ada baiknya anak-anak diajarkan menurut kodrat mereka, yaitu kodrat alam dan kodrat zaman.

Demonstrasi Kontekstual - Modul 1.2

Guru Penggerak merupakan suatu program yang dilakukan untuk memberikan pendidikan khusus kepada guru yang nantinya diharapkan bisa memimpin pembelajaran dan mendorong transformasi Pendidikan di Indonesia. Program Guru Penggerak sendiri dilalui melalui proses seleksi dan diklat selama 6 bulan. Setelah menjalani Pendidikan Guru Penggerak, seorang Guru Penggerak diharapkan bisa menjiwai lima nilai-nilai Guru Penggerak, yaitu berpihak kepada murid, reflektif, mandiri, kolaboratif, dan inovatif. Selain itu, Guru Penggerak pun memiliki peran yang cukup penting dalam transformasi Pendidikan, seperti menjadi pemimpin pembelajaran, menggerakkan komunitas praktisi, menjadi coach bagi guru lain, menjalin kolaborasi antar guru, dan mewujudkan kepemimpinan murid.