Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2024

Koneksi Antar Materi - Modul 1.3

Assalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh. Rekan guru semua, kali ini saya akan menjabarkan mengenai penugasan untuk modul 1.3 yaitu Koneksi Antar Materi (KAM) 1.3. Pada bagian ini, CGP diminta untuk merefleksikan dan mengaitkan pemahaman antar modul  yang telah dipelajari hingga kini, dengan merespon pertanyaan berikut ini:

Jurnal Refleksi Dwi Mingguan - 3

Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh. Salam hebat untuk rekan guru semua di mana pun berada.  Di sesi kali ini, saya akan berbagi mengenai jurnal refleksi mingguan untuk modul ketiga. Model yang saya gunakan dalam penulisan jurnal ini yaitu Model 4P (Peristiwa, Perasaan, Pembelajaran, Penerapan). Berikut cerita lengkapnya ...

Aksi Nyata Modul 1.1

  Kita sering kali mengira bahwa pendidikan dan pengajaran merupakan dua kata yang memiliki arti yang sama. Padahal, kedua kata itu memiliki arti berbeda namun masih di dalam satu teritorial yang sama. Pengajaran merupakan bagian dari pendidikan, maksudnya di sini ialah pendidikan dengan cara memberi ilmu atau berfaedah untuk hidup anak-anak, baik secara lahir maupun batin. Seiring perjalanan waktu, Ki Hajar Dewantara mencoba mengingatkan kembali khususnya kepada seluruh guru di Indonesia bahwa ada baiknya anak-anak diajarkan menurut kodrat mereka, yaitu kodrat alam dan kodrat zaman.

Demonstrasi Kontekstual - Modul 1.2

Guru Penggerak merupakan suatu program yang dilakukan untuk memberikan pendidikan khusus kepada guru yang nantinya diharapkan bisa memimpin pembelajaran dan mendorong transformasi Pendidikan di Indonesia. Program Guru Penggerak sendiri dilalui melalui proses seleksi dan diklat selama 6 bulan. Setelah menjalani Pendidikan Guru Penggerak, seorang Guru Penggerak diharapkan bisa menjiwai lima nilai-nilai Guru Penggerak, yaitu berpihak kepada murid, reflektif, mandiri, kolaboratif, dan inovatif. Selain itu, Guru Penggerak pun memiliki peran yang cukup penting dalam transformasi Pendidikan, seperti menjadi pemimpin pembelajaran, menggerakkan komunitas praktisi, menjadi coach bagi guru lain, menjalin kolaborasi antar guru, dan mewujudkan kepemimpinan murid.