Langsung ke konten utama

Salah

Capek banget ga sih jadi orang yang tertuduh disalahkan melulu? Kata lainnya, jadi korban ga kesudahan gitu. Asli, pasti lu pada ga cuma ngerasa capek tapi juga sebel, kesel, marah, dan segala emosi yang serupa itu udah pasti dirasain. Yang lebih parahnya lagi, lu ga bisa ngebantah apalagi marah. Ujung-ujungnya, lu cuma bisa mangkel aja dalam hati sendiri. Kadang-kadang ngedumel ga jelas, malah bisa sampe ga sadar malah nangis karena udah ga bisa nahan lagi apa yang mestinya meledak, tapi malah ketahan di hati. Kalo udah begini, bawaannya jadi melow, kalo ga malah gampang tersinggung, sensi, yah, pokoknya begitulah. 

Sumber: alodokter.com
 Gue sih yakin, emang bukan cuma gue sendiri aja  yang pernah bahkan malah sering ngalamin hal kek gitu. Yang paling sedihnya itu, bukan orang lain yang jadi tersangkanya, tapi malah keluarga sendiri. Cuma bisa narik napas panjang aja. Kek tadi yang dibilang, mau bantah tar dikata durhaka, ga nurut lah, apa segalanya yang malah bikin situasi makin tertekan plus tersudut. Apalagi mau marah. Bisa-bisa kena serangan lanjutan. Kalo udah kayak gini, gue cuma bisa diam, trus narik napas panjang aja. Meskipun ini tuh rasanya sakit banget T.T

Gue mungkin bukan termasuk manusia dengan kepribadian ganda. Tapi mungkin cuma anak manusia biasa yang harus bisa gonta-ganti karakter sesuai dengan suasana sekitar. Masih sodaraan sama bunglon kayaknya, Abisnya suka gonta-ganti 'warna'. Tapi hidup gue bisa lebih banyak warna ketika berada di luar rumah. Tapi kalo di rumah, ga bisa ganti warna lebih dari 2 atau malah maksimal cuma 3 kali aja. Kalo udah lebih dari 2, itu artinya suasana rumah emang lagi ga jelas banget. Ato bisa jadi sisi sensitif gue lagi menang telak di atas awan. 

tenangin hati lu, ya. Hadapi dengan tegar. Tetap semangat!



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kesimpulan dan Refleksi Modul 1.1

Assalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh. Izinkan saya Patrisia Merly, S.Pd. untuk berbagi kepada teman-teman guru hebat semua mengenai materi yang saya peroleh dalam kegiatan Pendidikan Guru Penggerak (PGP).  Kita sering mendengar kata ‘pengajaran’ dan ‘pendidikan’. Secara umum, banyak yang menganggap bahwa ini adalah dua hal yang sama. Namun nyatanya, dua kata tersebut pada dasarnya memang memiliki arti berbeda. Pengajaran sendiri masuk dalam lingkup pendidikan, maksudnya pengajaran adalah pendidikan dengan cara memberi ilmu atau berfaedah untuk hidup anak-anak, baik itu secara lahir maupun batin. Sedangkan pendidikan diartikan sebagai tuntunan dalam hidup tumbuhnya anak-anak. Maksudnya yaitu pendidikan menuntun segala kodrat yang ada pada anak-anak agar mereka dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya baik sebagai manusia maupun sebagai anggota masyarakat.

Rangkuman Materi Modul 3.1 (Koneksi Antar Materi)

Bacalah kutipan ini dan tafsirkan apa maksudnya: “Mengajarkan anak menghitung itu baik, namun mengajarkan mereka apa yang berharga/utama adalah yang terbaik” (Teaching kids to count is fine but teaching them what counts is best). Bob Talbert Dari kutipan di atas, apa kaitannya dengan proses pembelajaran yang sedang Anda pelajari saat ini? Hal yang saya pelajari dari kutipan tersebut adalah kita diingatkan bahwa seorang anak memang perlu mempelajari ilmu pengetahuan dan keterampilan yang mampu membantunya untuk bertahan hidup di dalam masyarakat, seperti misalnya kemampuan berhitung. Tetapi, selain pengetahuan dan keterampilan, sejatinya ada hal yang lebih utama dari 2 hal tersebut, yaitu etika atau moralnya sebagai manusia yang sesungguhnya. Kaitannya dengan materi kali ini yaitu di mana seorang manusia yang menjadi pemimpin harus memiliki kemampuan dalam beretika dan bermoral yang baik. Bagaimana nilai-nilai atau prinsip-prinsip yang kita anut dala...

(Review) Femmy Skin

Nulis sesuatu yang beda, bolehlah yaaa... Kali ini emang suasana hati lagi beda banget! Kalo biasanya yang ditulis itu catatan-catatan yang entahlah bagaimana isisnya, atau review soal film/drama, kali ini emang lagi pengen berbagi yang beda aja. Ini tuh lebih kayak review seputar produk. Awalnya, aku sendiri ga pernah tau ada produk ini sebelumnya. Gegara sebuah reality show  dari luar, eh ada produk buatan Indonesia yang nongol di situ. Nah, nah, naaaah, penasaranlah jadinya.