Sudah lama tak menulis, mari tuangkan kali ini dalam bentuk untaian kata (yang entah itu ada arti atau tidak).
Terlalu banyak hal yang berkecamuk dalam pikiran,
bukan hanya satu, dua, tiga
Entahlah!
Karena mereka pada dasarnya tak bisa
bila sekedar dihitung dengan jari-jari mungil saja
Sesungguhnya,
satu per satu mereka telah rapi mengantri
menunggu giliran kapan bisa keluar,
terlalu tertib berbaris
namun masih tak jelas bila waktu akan tiba
Ini memang tentang sebuah pikiran
tapi sebentar, ini bukan sebuah,
bisa saja dua buah, tiga buah, dan berbuah lainnya
Hanya saja, ini bukan buah yang sebenarnya
Ah,
terlalu repot ternyata
-sudut karya-
27 Januari 2026
==========================================================================
Terlalu bosan dengan situasi
yang ada saat ini,
Mereka yang ramai, berteriak,
tertawa, mengoceh dengan kata-kata kasarnya
Sumpah!
Ini sangat mengganggu pendengaran saja
Berpasang mata yang seolah ingin menerkam,
menggeram tanpa lupa memamerkan
taring tajam,
Sungguh, sudah sangat siap menerjang
Manakala satu peringatan diabaikan,
dua kali panggilan tak didengar,
sampai akhirnya hanya bisa terdiam
Gaduh ini tak dapat dibendung
omongan kotor itu terlalu lancar mengalir
Rasanya sudah tidak tahan,
semua benar-benar kacau!
-pojok ruangan transisi-
3 Februari 2026
Komentar
Posting Komentar