Langsung ke konten utama

Kau, Kopi, dan Hujan

dok. tangkapan layar gawai sendiri

Sore ini, aku merengek  meminta foto hujan salju ke salah satu rekan kerja yang kini tengah bermukim di Jerman. Tiba-tiba saja, aku ingin membuat bahan tulisan dengan bermodalkan foto itu. Sayangnya, ternyata yang ia simpan di dalam galerinya hanya berupa video hujan salju, bukan foto hujan salju. Ah, sayang sekali L

Tapi ternyata, percakapan kami justru menjurus ke hal lain. Demi menghapus rasa kecewaku karena gagal mendapatkan foto hujan salju, kami justru membahas tentang kopi. Ya, aku tau, dia sangat mencintai kopi. Kebetulan, status WA-nya menampilkan tentang itu. Niat usilku muncul. Mulailah aku bertanya mengenai pendapatnya tentang cita rasa kopi yang ada di sana.

“Mana enak sama kopi di SS?” Pertanyaan itu muncul begitu saja. Tampilan foto di status WA-nya membuat aku teringat dengan sajian kopi di salah satu kafe kopi yang biasa kami kunjungi bersama ketika ia masih tinggal di negeri Sepucuk Jambi Sembilan Lurah. Di luar dugaan, ternyata kopi sajian Indonesia tak terkalahkan rasanya, menurutnya.

“Kopi di sini itu kebanyakan dari jenis Arabica. Kalo kita di Indonesia, kopinya itu dominan jenis Robusta. Rasanya lebih pahit, kafeinnya lebih berasa nendangnya.”

Oh, aku baru tau. Ternyata itu alasan yang membuat dirinya selalu merasakan rindu akan cita rasa kopi Indonesia. Sekali waktu, aku memang suka menjahilinya dengan mengirimkan foto-foto ketika sedang kumpul dengan teman-teman lain di kafe kopi kesayangan kami. Kopi, cemilan, dan obrolan bebas sesuka hati. Rasanya benar-benar perpaduan yang sangat pas untuk menikmati waktu senggang berkumpul bersama teman. Apalagi jika ditambah dengan suasana ketika hujan. Membuat cuaca yang dingin di luar, justru terasa hangat di dalam kebersamaan.

#tantanganmenulis21hari

#tantanganedisiJuli-Agustus

#10hujan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kesimpulan dan Refleksi Modul 1.1

Assalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh. Izinkan saya Patrisia Merly, S.Pd. untuk berbagi kepada teman-teman guru hebat semua mengenai materi yang saya peroleh dalam kegiatan Pendidikan Guru Penggerak (PGP).  Kita sering mendengar kata ‘pengajaran’ dan ‘pendidikan’. Secara umum, banyak yang menganggap bahwa ini adalah dua hal yang sama. Namun nyatanya, dua kata tersebut pada dasarnya memang memiliki arti berbeda. Pengajaran sendiri masuk dalam lingkup pendidikan, maksudnya pengajaran adalah pendidikan dengan cara memberi ilmu atau berfaedah untuk hidup anak-anak, baik itu secara lahir maupun batin. Sedangkan pendidikan diartikan sebagai tuntunan dalam hidup tumbuhnya anak-anak. Maksudnya yaitu pendidikan menuntun segala kodrat yang ada pada anak-anak agar mereka dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya baik sebagai manusia maupun sebagai anggota masyarakat.

Rangkuman Materi Modul 3.1 (Koneksi Antar Materi)

Bacalah kutipan ini dan tafsirkan apa maksudnya: “Mengajarkan anak menghitung itu baik, namun mengajarkan mereka apa yang berharga/utama adalah yang terbaik” (Teaching kids to count is fine but teaching them what counts is best). Bob Talbert Dari kutipan di atas, apa kaitannya dengan proses pembelajaran yang sedang Anda pelajari saat ini? Hal yang saya pelajari dari kutipan tersebut adalah kita diingatkan bahwa seorang anak memang perlu mempelajari ilmu pengetahuan dan keterampilan yang mampu membantunya untuk bertahan hidup di dalam masyarakat, seperti misalnya kemampuan berhitung. Tetapi, selain pengetahuan dan keterampilan, sejatinya ada hal yang lebih utama dari 2 hal tersebut, yaitu etika atau moralnya sebagai manusia yang sesungguhnya. Kaitannya dengan materi kali ini yaitu di mana seorang manusia yang menjadi pemimpin harus memiliki kemampuan dalam beretika dan bermoral yang baik. Bagaimana nilai-nilai atau prinsip-prinsip yang kita anut dala...

Koneksi Antar Materi - Modul 1.3

Assalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh. Rekan guru semua, kali ini saya akan menjabarkan mengenai penugasan untuk modul 1.3 yaitu Koneksi Antar Materi (KAM) 1.3. Pada bagian ini, CGP diminta untuk merefleksikan dan mengaitkan pemahaman antar modul  yang telah dipelajari hingga kini, dengan merespon pertanyaan berikut ini: