Langsung ke konten utama

Resensi Moonlight (Drama Cina)

Judul drama : Moonlight 
Jaringan penyiaran : iQIYI 
Jumlah episode : 36 
Pemain : Esther Yu, Ding Yuxi, Yang Shi Ze, Wang Ting, Ma Yinyin 
Sutradara : Elson Chang 
Genre : Komedi romantis 
Tahun produksi : 2021 
Durasi : 45 menit 

Halo, hai semuanyaa... Ternyata udah lama juga ini blog berdebu tak tersentuh.Balik lagi dengan resensi lainnya masih dari drama Cina. Sebenernya ini cerita udah lama beredar, cuma belom ada kesempatan buat berbagi cerita sama kalian. Yuk lah simak cerita versi diriku yah :* Udah liat dong gambar di atas? Udah tau pasti kan bakalan cerita apaan? Yup, kali ini dracin dengan judul "Moonlight" yang sempet rame di pertengahan tahun 2021 lalu. 
Drama yang diadopsi dari web novel berjudul Chu Li karya Qing Mei ini, dibintangi oleh Ding Yuxi sebagai Zhou Chuan yang notabene berprofesi sebagai seorang penulis, trus ada Esther Yu yang berperan sebagai Chu Li, seorang lulusan akademi keuangan yang malah bercita-cita menjadi seorang editor. Cerita satu ini lumayan seru. 
Awalnya si pemeran utama pria dingin banget terhadap si editor kocak yang malah kalo menurut aku terlalu semangat banget untuk meniti karir sebagai editor meskipun ditentang oleh sang ibu. Yuan Yue Publishing House, tempat Chu Li bernaung, memberikan tugas pertama yang cukup menantang untuknya. Pasalnya, dia harus bisa mendapatkan kontrak pertama dari si penulis muda yang ya ampun deh ah sombongnya. Kebetulan Zhou Chuan, si penulis yang diincar oleh penerbit, awalnya telah menolak tawaran kerja sama yang ditawarkan sebelumnya. Zhou Chuan yang kebetulan juga merupakan anak dari seorang penulis ternama, paling ga suka bila dibanding-bandingkan dengan sang ayah, terutama mengenai prestasinya di dunia tulis-menulis. Zhou Chuan sendiri sudah lama perang dengan ayahnya sendiri. Bukan Chu Li namanya bila tak bisa mendapatkan apa yang ia inginkan. Terlebih lagi, tugas pertama yang diberikan kepadanya terkait dengan salah satu penulis favoritnya. Meski telah berulang kali kedatangannya ditolak mentah-mentah oleh Zhou Chuan, akhirnya upaya berhasil. Chu Li bisa mendapatkan kontrak kerja sama dengannya. Ada hal lain di luar dugaan Chu Li. Ternyata, Zhou Chuan adalah teman online yang telah tiga tahun berteman dengannya. Zhou Chuan sendiri menyadarinya saat menambahkan nama Chu Li dalam daftar kontak. Zhou Chuan menjadi sosok yang sangat berbeda di dunia maya. Bersikap lembut, santun, dan juga sabar, serta penyayang kepada Chu Li. Sedangkan di dunia nyata, keadaan yang ada sungguh sangat terbalik.  
 
Lika-liku ceritanya ga terlalu banyak memberikan kejutan yang bikin penontonnya kaget mendadak. Tapi kalo bikin gemes-gemes kesel gitu, ada lah sedikit. Cerita ini lebih ke unsur komedi tapi romantis imut gitu deh. Dia akhir cerita, setelah perjuangan Zhou Chuan untuk bisa bertahan sebagai penulis novel meskipun banyak hujatan yang masuk sebab karyanya dianggap berhasil karena hasil dari bantuan ayahnya, sehingga banyak yang memojokkannya, tetapi Chu Li masih dengan sabar dan menularkan aura semangatnya untuk Zhou Chuan. Penulis dan editor ini pun saling menjalin cinta secara nyata meski sebelumnya tanpa disadari telah sama-sama menyukai sejak dari dunia maya. 
Buat yang udah nonton, pasti tau deh bagian-bagian yang bikin gemes, bikin kamu ikutan kesel, bahkan malah bisa juga bikin netesin air mata. Nah buat yang belum pernah nonton, buruan disimak kisah antara penulis dan editor ini. Ga terlalu banyak adegan ciuman sih di dalamnya, tapi tetap harus wanti-wanti bagi penonton di bawah 18 tahun ya! Jangan lupa siapin cemilan biar makin seru nontonnya ya. Yuk ah, dadaaaaaahhhh.... (mede)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kesimpulan dan Refleksi Modul 1.1

Assalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh. Izinkan saya Patrisia Merly, S.Pd. untuk berbagi kepada teman-teman guru hebat semua mengenai materi yang saya peroleh dalam kegiatan Pendidikan Guru Penggerak (PGP).  Kita sering mendengar kata ‘pengajaran’ dan ‘pendidikan’. Secara umum, banyak yang menganggap bahwa ini adalah dua hal yang sama. Namun nyatanya, dua kata tersebut pada dasarnya memang memiliki arti berbeda. Pengajaran sendiri masuk dalam lingkup pendidikan, maksudnya pengajaran adalah pendidikan dengan cara memberi ilmu atau berfaedah untuk hidup anak-anak, baik itu secara lahir maupun batin. Sedangkan pendidikan diartikan sebagai tuntunan dalam hidup tumbuhnya anak-anak. Maksudnya yaitu pendidikan menuntun segala kodrat yang ada pada anak-anak agar mereka dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya baik sebagai manusia maupun sebagai anggota masyarakat.

Koneksi Antar Materi - Modul 1.3

Assalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh. Rekan guru semua, kali ini saya akan menjabarkan mengenai penugasan untuk modul 1.3 yaitu Koneksi Antar Materi (KAM) 1.3. Pada bagian ini, CGP diminta untuk merefleksikan dan mengaitkan pemahaman antar modul  yang telah dipelajari hingga kini, dengan merespon pertanyaan berikut ini:

Refleksi Dwi Mingguan - 4: Model 4C (Connection, Challenge, Concept, Change)

Model 5: Connection, challenge, concept, change (4C) Kembali bertemu dengan penugasan jurnal refleksi dwi mingguan. Pada sesi kali ini, saya tertarik mencoba salah satu model dari 9 model yang disajikan untuk mengerjakan tugas refleksi dwi mingguan ini. Model yang saya ambil yaitu model 4C ( Connection, Challenge, Concept, Change ). Sebagai alat bantu pengerjaan, akan saya tampilkan pertanyaan-pertanyaan pemandunya. 1)         Connection : Apa keterkaitan materi yang didapat dengan peran Anda sebagai Calon Guru Penggerak? Keterkaitan materi yang saya dapatkan pada modul 1.4 merupakan hal yang sangat positif bagi saya sebagai seorang Calon Guru Penggerak. Pada materi budaya positif ini, banyak hal keliru yang sebelumnya saya ketahui justru bisa diluruskan pemahamannya setelah mempelajarinya di modul ini. Maka dari itu, sebagai Calon Guru Penggerak sangat perlu mendapatkan materi yang disajikan di modul 1.4.   2)     ...