Langsung ke konten utama

Resensi: Hey Pro! My Mountain Girl (Drama Cina)

Biodata drama

sumber: google.com
Judul drama             : Hey Pro! My Mountain Girl

Saluran penyiaran    : iQIYI

Tahun rilis                : 2019

Jumlah episode        : 24 (2 season)

Genre                       : Drama romantis

Sutradara                 : Zhang Taiming

Pemain                   : Leon Li Chuan, Connie Kang Ning, Birgit, Liu Jing

----

Siapa sih yang ga mau punya pasangan yang ternyata secara diam-diam merupakan atlet ski sekaligus pemilik resort ski pula! Ngantri paling depan deh aku tuuuh >.<

Kayaknya Mi Li emang paling beruntung banget deh dalam hal ini. Bisa secara ga sengaja kenal Shen Mo, trus kerja di resort ski miliknya, trus akhirnya jatuh cinta, trus nikah deeh. Sempurna!

Baiklah, jadi nih aku bakal bahas lagi satu drama Cina yang intinya ceritanya ga jauh-jauh seputar cinta tapi dibalut dengan kehebohan persaingan dagang. Ya maklum aja sih, negara Tirai bambu kan emang paling terkenal seputar itu kan yak? 

Jadi nih, adalah Shen Mo (Leon Li Chuan) , yang pada akhirnya kembali dari luar negeri untuk selanjutnya mendapatkan amanah agar bisa menjalankan bisnis satu-satunya dari orang tuanya. Orang tuanya sendiri mengalami kebangkrutan karena persoalan kekalahan dalam posisi pemegang saham di perusahaan. Aset yang tersisa hanyalah sebuah resort ski dan itu pun bisa dibilang ga banyak dilirik oleh wisatawan.

Saat mengunjungi resort ski milik keluarganya itulah, Shen Mo tanpa sengaja berjumpa dengan Mi Li (Connie Kang Ning) . Mi Li sendiri merupakan seorang gadis yang mencintai olahraga ski. Mi Li belajar ski secara otodidak. Dia bercita-cita bisa ikutan kompetisi ski bergengsi. Sayangnya, ia tidak memiliki banyak uang untuk bisa memiliki peralatan ski yang bagus agar bisa menjadi pemain profesional. Akhirnya, dengan kemampuan yang ada, Mi Li melamar pekerjaan sebagai pelatih paruh waktu di resort milik Shen Mo.

sumber: google.com
Mi Li mengetahui adanya masalah di resort tempat ia bekerja melalui manajer resort, Sun Yuan Bo (Liu Xiao Hui), yang kebetulan cukup dekat dengannya. Mi Li membantu melakukan beberapa terobosan agar resort ski menjadi banyak dikunjungi oleh wisatawan. Usahanya tak sia-sia, akhirnya resort ski milik Shen Mo berangsur-angsur ramai dikunjungi wisatawan.

Ternyata eh ternyata, resort ski yang dikelola Shen Mo ini punya cerita sejarah tersendiri bagi dirinya. Shen Mo hampir menyerah dan putus asa karena tiap uasaha yang dilakukannya untuk bisa mengelola resort agar dapat memberikan kehiduan bagi para pekerjanya maupun keluarganya sendiri, selalu ada saja tersandung masalah. Setiap masalah yang datang nyatanya karena ulah ayah Bai Anhui, yang juga merupakan ayah dari tunangannya, Bai Anqi. Sayangnya, Anqi meninggal karena kecelakaan. Dan ayah Anqi menggangap bahwa Shen Mo lah penyebab kecelakaan tersebut. Padahal, Shen Mo sendiri juga menjadi korban. Sayangnya, nyawa Anqi tidak selamat. 

Anhui (Liu Jing) yang merupakan saudara kembar Anqi, juga menyukai Shen Mo. Tapi cintanya hanya bertepuk sebelah tangan. Shen Mo hanya menganggap dia sebagai adik perempuannya karena perasaan bersalahnya terhadap Anqi, sehingga dia benar-benar memberikan perhatian kepada Anhui. Cumaaaaa, Anhui salah paham.

Oh iya lupaaa. Cerita ini tuh ya kalo dari segi percintaannya masuk segitiga double deh kayaknya. Jadi tuh ya, segitiga cinta pertama antara Shen Mo, Mi Li, dan Anhui. Segitiga cinta kedua masih antara Shen Mo, Mi Li, dan Honghao. Lupa ngenalin nih gegara terlalu asyik bahas resort ski -_-  Jadi tuh ya, Shen Mo punya temen deket yang udah kek sodara sendiri yang bernama Honghao. Cuma sayang, cakep-cakep gitu, tiap kali Honghao suka sama cewek, tuh cewek malah sukanya ke Shen Mo. Tapi kok ya sabaaaar amat sih si koko satu ini. Selalu aja merelakan wanita pujaannya berbahagia dengan Shen Mo ketimbang dirinya. Cup cup cup ya koko... Tapi kalo sendiri tetep sukanya sama Shen Mo, ga sama kamu :p

Meskipun di akhir cerita Shen Mo akhirnya menikah dengan Mi Li, tapi kalo ngikutin perjalanan cinta mereka cukup mengharu biru. Shen Mo yang sempat putus dengan Mi Li, trus resort ski yang hampir bankrut dan berpindah tangan ke orang lain, hingga akhirnya ketahuanlah penyebab ayah Anhui mengapa benci dengan Shen Mo.

sumber: pic2.iqiyi.com

Drama Cina satu ini seru buat dijadiin temen dikala gabut. Apalagi  bisa ngeliatin hamparan salju yang luaaaas banget, seger uuyyy! Lebih seger lagi ngeliatin Leon Li yang sedang meulncur dari puncak salju meskipun tau bener apa dia apa ga gegara ketutup ama helm dan masker ski. Trus juga, ga banyak adegan ciumannya di serial ini. Naaah, ini nih yang bikin aman. Jadi ga buat baper berlarut-larut untuk si jomblo pas lagi nonton sendirian. Ahaahaaayyy...

 Yok lah mumpung masih pandemi. Daripada ga ada kerjaan trus barangkali kalian lagi bosen mungkin sama beberapa jenis drama lain, mampir ke sini aja. Cuma yang kurang serunya nih ya, terjemahan dari iQIYI ini rada kurang pas terkadang. Tapi apa dayalah ya, daripada ga ada terjemahan sama sekali, bisaa muter-muter kepala nontonnya karna ga ngerti. Hihihii... (mede)

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kesimpulan dan Refleksi Modul 1.1

Assalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh. Izinkan saya Patrisia Merly, S.Pd. untuk berbagi kepada teman-teman guru hebat semua mengenai materi yang saya peroleh dalam kegiatan Pendidikan Guru Penggerak (PGP).  Kita sering mendengar kata ‘pengajaran’ dan ‘pendidikan’. Secara umum, banyak yang menganggap bahwa ini adalah dua hal yang sama. Namun nyatanya, dua kata tersebut pada dasarnya memang memiliki arti berbeda. Pengajaran sendiri masuk dalam lingkup pendidikan, maksudnya pengajaran adalah pendidikan dengan cara memberi ilmu atau berfaedah untuk hidup anak-anak, baik itu secara lahir maupun batin. Sedangkan pendidikan diartikan sebagai tuntunan dalam hidup tumbuhnya anak-anak. Maksudnya yaitu pendidikan menuntun segala kodrat yang ada pada anak-anak agar mereka dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya baik sebagai manusia maupun sebagai anggota masyarakat.

Rangkuman Materi Modul 3.1 (Koneksi Antar Materi)

Bacalah kutipan ini dan tafsirkan apa maksudnya: “Mengajarkan anak menghitung itu baik, namun mengajarkan mereka apa yang berharga/utama adalah yang terbaik” (Teaching kids to count is fine but teaching them what counts is best). Bob Talbert Dari kutipan di atas, apa kaitannya dengan proses pembelajaran yang sedang Anda pelajari saat ini? Hal yang saya pelajari dari kutipan tersebut adalah kita diingatkan bahwa seorang anak memang perlu mempelajari ilmu pengetahuan dan keterampilan yang mampu membantunya untuk bertahan hidup di dalam masyarakat, seperti misalnya kemampuan berhitung. Tetapi, selain pengetahuan dan keterampilan, sejatinya ada hal yang lebih utama dari 2 hal tersebut, yaitu etika atau moralnya sebagai manusia yang sesungguhnya. Kaitannya dengan materi kali ini yaitu di mana seorang manusia yang menjadi pemimpin harus memiliki kemampuan dalam beretika dan bermoral yang baik. Bagaimana nilai-nilai atau prinsip-prinsip yang kita anut dala...

Koneksi Antar Materi - Modul 1.3

Assalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh. Rekan guru semua, kali ini saya akan menjabarkan mengenai penugasan untuk modul 1.3 yaitu Koneksi Antar Materi (KAM) 1.3. Pada bagian ini, CGP diminta untuk merefleksikan dan mengaitkan pemahaman antar modul  yang telah dipelajari hingga kini, dengan merespon pertanyaan berikut ini: